rules kontes seo pertamina membingungkan

Rules dari kontes seo pertamina ini menurutku tergolong aneh dan agak membingungkan.Namun bisa juga di anggap unik.Tapi terus terang saya sendiri agak bingung dengan peraturan kontesnyaBelum sampai seminggu kontes seo pertamina
berlangsung.
Namun sedekat ini suasana kontes agaknya sudah mulai memanas.
para master master seo nampaknya juga sudah mulai turun gunung.
dan mulai berebut posisi di SERP.Untuk keyword yang di pertandingkan kerja keras adalah energi kita

back to topik
dari rules yang saya baca dan masih gak paham paham (maklum agak culun),adalah

pemenang kontes adalah bukan pada hasil SERP saja.Tapi juga mutu artikel
nah sekarang seandainya yang menduduki posisi SERP 1-30 misalnya,memiliki konten yang kurang bermutu,sedangkan yang di posisi 31 serp kontenya lebih berbobot,kira kira yang di jadikan juara yang mana ya?
Apakah yg kontenya berbobot,atau yang dipuncak SERP.
kalo konten yg menjadi acuan.Berarti ini bukan kontes seo dong,tapi kontes review.
mungkin akan lebih bagus lagi,sebaiknya proses filter artikel adalah saat pendaftaran.Dan keputusan finalis menggunakan SEARCH Engine.
barulah kontes nya murni SEO,tp kalo artikel jadi penentu akhir,bingung juga ya agaknya

  • Share/Bookmark

1 Comment »

  • arletafenty says:

    Semoga Pertamina paham kalau ia terlalu 'besar' apabila hanya mengejar PageRank lewat kontes SEO. Pertamina akan terlihat elegan kalau benar sesumbarnya itu, bahwa ini bukan sekedar kontes rebut-merebut posisi.

    Seperti yang (seharusnya) kita ketahui, kontes-kontes SEO dari awalnya berhasil membuat blogger-blogger tertentu tercederai idealisme bloggingnya (include me :-) )

    Tapi karena gemas, akhirnya saya ikut juga. Saya tidak munafik dengan menafikan motor, laptop dan BB yang melambai-lambai menggoda itu. Tapi artikel yang saya tulis pun memang ingin benar-benar memberi masukan kepada Pertamina, berdasarkan rasa kemanusiaan saya akan suatu kebijakannya yang menurut saya kurang tepat.

    Saya mengerti benar perasaan para empunya artikel-artikel yang seharusnya mendapat apresiasi lebih dari master-master SEO yang (maaf) mungkin artikelnya tidak seberapa.

    Kemudian, blogger-blogger yang mungkin tulus menulis tanpa tendensi ini, plus kebetulan tak beruntung punya otak encer tentang tetek bengek SEO, mau dikemanakan?

    BTW, numpang taroh ya..

    http://arletafenty.wordpress.com/2009/11/01/senyum-pertamina-energi-positif-yang-mengancam/

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply